+(62-21) 29 333 078 info@insights.id

REHABILITASI HUTAN BAKAU DI PANDAN SARI - BREBES

11 August 2020Peduli

Insight bekerja dengan Yayasan Kenekaragaman Hayati (KEHATI) untuk mendukung program rehabilitasi hutan bakau di Pandan Sari, Brebes, Jawa Tengah, sejak 2008 dengan tema utama "Adaptasi Perubahan Iklim untuk Masyarakat Nelayan di Pantai Utara Jawa". Pada tahap awal program, KEHATI bekerja sama dengan Asosiasi Petani Indonesia untuk Pengelolaan Hama Terpadu (Ikatan Petani Pengendalian Hama Terpadu Indonesia atau IPPHTI), yang salah satu kegiatannya adalah penanaman 100.000 pohon bakau dan pembibitan 50.000 bibit bakau di sekitar 5 hektar area.

Pada tahun 2010, program penanaman bakau dikelola oleh Kelompok Masyarakat ‘Mangrove Sari’ yang 30% anggotanya adalah perempuan serta sisanya adalah lelaki dewasa dan remaja. Mereka semua adalah penduduk asli Pandan Sari, Brebes.

Untuk memastikan keberlanjutan program konservasi bakau ini, 'Mangrove Sari' bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan peraturan desa yang mendukung inisiatif masyarakat Pandan Sari ini. 

Karena ketangguhan masyarakat setempat, jumlah pohon bakau yang ditanam hingga 2018 telah mencapai 3,5 juta pohon di atas area penanaman seluas 210 hektar. Bibit mangrove yang ditanam, dipupuk dengan rajin dan dipelihara oleh masyarakat setempat, membuatnya tumbuh dengan baik. Daerah ini kemudian dikembangkan menjadi kawasan ekowisata bakau, yang menarik wisatawan baik dari dalam maupun luar Brebes. Jumlah wisatawan yang berkunjung pada hari libur dapat mencapai dua ribu orang per hari, meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Kegiatan lain yang mendukung rehabilitasi dan ekowisata bakau adalah kampanye pelestarian mangrove, batik bakau, budidaya kerang, pembesaran kepiting bakau, kuliner lokal, dan lainnya.

Keberhasilan program konservasi mangrove telah menempatkan Pandan Sari sebagai pusat pembelajaran mangrove. Beberapa daerah di Indonesia telah mengunjungi Pandan Sari untuk belajar bagaimana mengembangkan program bakau berbasis masyarakat.

home coming day

Partner